Awal Tahun, Harga Cabai Di Palopo Melonjak

oleh

PALOPO, SABER | Setelah perayaan Natal dan Tahun Baru 2020 harga cabe rawit melonjak tinggi dari harga yang sebelumnya.

Terpantau dari salah satu pasar di Kota Palopo Sulawesi, Harga cabai di pasar Andi Tadda Palopo mencapai harga Rp.60 Ribu per kilonya.

Kenaikan harga tersebut disebabkan minimnya pasokan dari petani akibat tingginya intensitas curah hujan. Terutama dari daerah-daerah yang selama ini menjadi pemasok cabai.

Salah satu penjual cabe rawit mengakui bahwa saat ini harga cabai mengalami kenaikan yang signifikan, hingga mencapai Rp.60 Ribu per kilogram.

“Harga cabe saya jualakan sekarang sekilonya Rp.60 ribu, dimana untuk modal cabe rawit saat ini kita belikan Rp.50 Ribu perkilo. Kalau modal sebelumnya adanya kenaikan Rp.20 Ribu, jadi kita jualkan Rp.25 Ribu hingga Rp.30 Ribu,” kata Ibu Fitra saat dikonfirmasi, (10/01/2021).

Sementara itu, Ramlah yang juga salah satu pedagang cabe mengungkapkan bahwa harga cabai rawit di awal Januari 2021, naik menjadi Rp 60 bunga 75 Ribu per kilogram.

“Harga cabai rawit sangat melambung tinggi. Kini mencapai Rp.60 Ribu per kilogram. Bahkan ada yang menjual Rp.75 ribu,” ucapnya.

Lebih Lanjut dijelaskan bahwa adanya kenaikan harga cabe ini, jumlah pembeli kini menurun drastis.

“Selama harganya naik, pembeli cabai rawit jarang sekali. Biasanya saya bisa menjual cabai 5 kilogram per hari, sekarang hanya bisa menjual 2 kilogram per hari,” jelasnya.

Untuk diketahui, tak hanya ditempat ibu fitrah dan ibu Ramlah saja yang mengalami kenaikan harga cabe namun disejumlah pedagang lainnya juga naik mengikuti harga kenaikan cabe yang melonjak tinggi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *