BNNK-Pemkot Palopo Gelar Raker Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba

oleh

PALOPO, SABER | Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palopo menggelar Rapat Kerja program pemberdayaan masyarakat anti narkoba.

Rapat kerja dibuka Walikota palopo yang diwakili kepala badan Kesbangpol, Baso Sulaiman, yang dilaksanakan di Wae Kan’bass, Kelurahan Takkalala, Kecamatan Wara Selatan, Kamis, (8/4/2021).

Walikota Palopo dalam sambutan  tertulisnya yang disampikan Kaban kesbang, mengungkapkan sebagaimana diketahui bersama, dalam rangka pelaksanaan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba, untuk mewujudkan Indonesia negeri bebas narkoba, perlu dilakukan berbagai upaya yang terkoordinasi, terintegrasi menyeluruh, dan terpadu, baik ditingkat pusat maupun daerah.

Sejalan dengan itu, Badan Narkotika Nasional Kota Palopo, melaksanakan kegiatan rapat kerja program pemberdayaan masyarakat anti narkoba, yakni turut memberdayakan elemen masyarakat pengiat anti narkoba, yang berperan serta dalam upaya Pencegahan,

Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), dengan tujuan memberdayakan secara ekonomi, dan sosial mayarakat, khususnya masyarakat pegiat anti narkoba di Kota Palopo.

Pada hari ini dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) tersebut, di fokuskan pada Program Pemberdayaan masyarakat anti narkoba, dengan harapan kegiatan ini nantinya , dapat mencetak penggiat anti narkoba yang kompeten, dan aktif berkiprah dalam masyarakat, susuai dengan kemampuan masing-masing.

Setelah selesainya bimbingan teknis, para penggiat anti narkoba diharapkan bisa berkontribusi dalam upaya menciptakan agar bersih narkoba di wilayah perkotaan.

Kemudian mari menfokuskan perhatian, kepada generasi dalam hal ini anak-anak kita, untuk diberikan kegiatan yang positif, dan mendidik dengan aturan agama, dengan maksimal sejak kecil, tentu akan menjadi pemicu dari dalam dirinya, untuk menjauhi narkoba dan sejenisnya.

Proses ini bukan secara langsung, tapi ini bertahap, dan terus menerus, karena masalah ini sudah banyak orang yang menjadi korban.

Kiprah penggiat anti narkoba adalah pejuang dalam masyarakat, segala bentuk upaya semoga dicatatkan sebagai nilai ibadah kepada Allah Swt.

Dan untuk kota palopo, sudah diaktifkan satgas relawan anti narkoba, kita semua mesti bekerja lebih keras lagi, dalam penanganan masalah narkoba ini. Semoga Kota Palopo terhindarkan dari masalah narkoba. Dan masyarakat pegiat anti narkoba dapat diberdayakan sesuai dengan kompetensi masing-masing.

Untuk mewujudkan program ini, diperlukan dukungan, komitmen dan sinergisi dari semua pihak, dalam rangka mewujudkan dan menjadikan Kota Palopo menjadi Kota yang bebas dari narkoba.

Andi Werru, dari BNN kota palopo pada kesempatan itu memberikan gambaran tentang peredaran gelap narkoba di kota palopo dan memaparkan tentang teknis pemberdayaan masyarakat añti narkoba dikota palopo.

DR. H. Baso Sulaiman, M.Si kepala badan kesbangpol membawakan materi tentang Peran instansi pemerintah, swasta, pendidikan, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan bersinar (bersih narkoba) dan Asisten III, H. Ishak Iskandar memaparkan Implementasi Inpres nomor 2 tahun 2020 tentang Rencana aksi nasional P4GN tahun 2020-2024 bagi pemerintah daerah.

Rapat kerja itu diikuti utusan dari perangkat daerah kota palopo, camat, lurah, perguruan tinggi dan instansi swasta.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *