Gegara Tedong, Polsek Rindingallo Bersama Hakim Adat Pendamai Gelar Sidang

oleh

TORUT, SATU BERITA | Polres Tana Toraja kembali menggelar proses penyelesaian permasalahan warga transmigrasi melalui Lumbung Kemitraan Polisi dan Masyarakat Polsek Rindingallo di Kec. Awan Rantekarua Kab. Toraja Utara. Rabu, 31/07/2019.

Bhabinkamtibmas Bripka Ramadhana menjelaskan bahwa Awal Permasalahan ini disebabkan oleh pengrusakan tanaman milik salah satu warga, dan “pelaku pengrusakan” adalah hewan ternak yang dilepas tanpa disertai dengan pengawasan dari pemiliknya.

Adapun perselisian yang terjadi berawal dari hewan ternak (kerbau) warga transmigrasi yang dilepaskan dan masuk kedalam lokasi warga transmigrasi lainnya yang menyebabkan kerusakan tanaman, yaitu, Pohon Pisang, Kayu Uru dan Pohon Cemarah.

Lanjut, Ramadhana dengan putusan sidang, Kemudian hasil kesepakatan antara kedua belah pihak dan di saksikan oleh Tomas, Toga dan Hakim pendamai, yakni bahwa hewan ternak (kerbau) harus dikandangkan oleh pemiliknya sehingga tidak merusak tanaman masyarakat yang lain dan lokasi yang bermasalah tersebut di kembalikan pengelolahannya kepada pemerintah setempat karena berada disamping kantor Balai desa.”ujar Bripka Ramadhana Bhabinkamtibmas Polsek Rindingallo.

Hadir pula dalam pertemuan ini, Kepala Lembang Awan, Agustinus Takinallo, Tokoh Masyarakat, Dominggus, Tokoh Adat Andarias B., Hakim Adat Pendamai Agustinus, Kepala Dusun Musa Misi Lobang, Bhabinkamtibmas Polsek Rindingallo Bripka Amos Tonapa, Bripka Ramadhana, Bripka Yulius Karambe, Kanit Reskrim Bripka Dian Hardianto SH, dan Brigpol Anthonius Ruru SH. (erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *