Jadi Zona Orange, Ini Kata Jubir Covid-19 Pada Warga Palopo

oleh

PALOPO, SABER | Setelah menjadi satu-satunya daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang memiliki tingkat risiko tinggi penyebaran Virus Corona (Covid-19) tinggi atau zona merah, kini Kota Palopo kembali zona orange.

Hal tersebut sesuai data peta zonasi risiko Kabupaten/Kota Provinsi Sulsel yang dapat diakses di laman https://covid19.sulselprov.go.id.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kota Palopo, Dr dr HM Ishaq Iskandar MKes yang dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Ia mengaku Palopo telah keluar dari zona merah per tanggal 27 Desember 2020.

“Iya betul, Palopo kini zona orange, data tersebut diupdate per dua minggu,” sebutnya, Selasa (29/12/2020).

Namun, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Palopo ini berpesan kepada seluruh masyarakat Kota Palopo untuk tetap waspada terhadap penyebaran Covid-19 ini.

“Meski Palopo sudah masuk zona orange dengan penyebaran Covid-19 risiko sedang, namun kita harus tetap waspada, jangan cuek dan tidak peduli, dau macapa,” ujarnya.

Untuk diketahui, saat ini di Kota Palopo masih menangani kasus aktif positif Covid-19 sebanyak 104 kasus.

Sedangkan yang sembuh totalnya kini 499 dari 626 kasus. Sementara yang meninggal berjumlah 23 orang.

Sementara itu, tercatat hingga Minggu 27 Desember lalu, ada 6 rumah sakit di kota Palopo yang merawat Pasien terpapar virus Corona.

Dari ke enam rumah sakit itu, RSUD Sawerigading Palopo yang paling banyak menampung, yakni sebanyak 14 pasien. Dengan rincian, 5 dalam perawatan dan 9 pasien yang menjalani isolasi mandiri (Isman).

Sedangkan di RS Mega Buana Palopo, ada 10 kasus aktif. Satu pasien dalam perawatan dan 9 yang sementara menjalani isolasi mandiri.

Lain lagi di RS Bintang Laut. Di rumah sakit di kawasan Wara Utara ini, ada 12 pasien kasus terkonfirmasi positif Covid-19. 7 dalam perawatan dan 5 menjalani Isman.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *