SABER, PALOPO | Warga di kawasan Bukit Salobulo, belakang Perumahan Libukang Permai, Kelurahan Salobulo, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo, dibuat heboh setelah ditemukan sesosok jasad pria lanjut usia dalam kondisi mengenaskan, Kamis (14/5/2026) sore.
Penemuan itu bermula ketika seorang warga bernama Ara mendatangi area perbukitan sekitar pukul 15.30 WITA untuk memindahkan sapi peliharaannya.
Saat berada di lokasi, ia dikejutkan dengan keberadaan mayat pria yang sudah membusuk parah hingga wajah korban sulit dikenali dan sebagian tubuh hanya tersisa tulang belulang. Korban diketahui masih mengenakan kaos hijau saat ditemukan.
Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera melaporkannya kepada Ketua RT setempat yang kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian. Kasi Humas Polres Palopo, AKP Marsuki, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.
Tidak lama setelah kabar menyebar, seorang perempuan bernama Hanafiah mendatangi lokasi dan mengaku mengenali pakaian yang dikenakan korban sebagai milik suaminya, Septa (81), warga Palopo yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak 4 Mei 2026.
Pihak keluarga menyebut korban selama ini mengalami gangguan ingatan serta keterbatasan pendengaran. Seorang anggota keluarga lainnya, Samri, juga memastikan jasad tersebut adalah Septa setelah melihat langsung kondisi korban di lokasi kejadian.
Petugas Bhabinkamtibmas Kelurahan Salobulo kemudian menghubungi personel piket Polsek Wara Utara. Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan pengamanan dan memasang garis polisi di sekitar tempat penemuan jasad.
Sekitar pukul 16.15 WITA, tim BPBD Kota Palopo melakukan proses evakuasi jenazah untuk dibawa ke rumah duka. Pihak keluarga disebut menolak dilakukan autopsi dan menerima peristiwa itu sebagai musibah.
AKP Marsuki mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan anggota keluarga lanjut usia, khususnya yang mengalami pikun atau gangguan ingatan, sehingga kejadian serupa tidak kembali terjadi.(*)





