Pemkab Tana Toraja Rilis Penanganan PMK, Dari 48 Kasus, 31 Sembuh, 17 Dalam Perawatan

SABER, TATOR  |  Pemerintah Kabupaten Tana Toraja melalui Dinas Pertanian Kab. Tana Toraja merilis laporan harian penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak. Senin (25/07/2022).

Dimana penyakit mulut dan kuku ini (PMK) merupakan penyakit hewan menular yang menyerang hewan berkuku belah baik hewan ternak seperti kerbau, sapi, kambing, babi. Penyakit ini menimbulkan kerugian ekonomi yang sangat tinggi bagi peternak khususnya di Tana Toraja.

Bacaan Lainnya

Menurut Drh Leriarni Tumanan katakan dari jumlah 48 kasus, 31 sembuh, 17 hewan ternak masih dalam penangan satgas PMK, serta sebanyak 72 ternak yang sudah di vaksin, data ini di keluarkan oleh Dinas Pertanian Tana Toraja tertanggal 25 Juli 2022.

Berikut isi >>> laporan harian PMK Tana toraja 25/07/2022

Diberitakan sebelumnya Plt. Kadis Pertanian Tana Toraja Adelheid Sosang mengatakan “Dari 17 ekor kerbau yang ada, di sampel 7 ekor yang mewakili dari 17 ekor, karena gejala klinisnya sama. Dari 7 ekor kerbau itu semua positif. pada Senin (11/7/2022) lalu.

Adelheid katakan lagi, hasil laboratorium kerbau di lima kecamatan yang terindikasi PMK telah di uji Balai Veteriner Maros, Sulsel. Ternyata hasilnya ada 28 ekor kerbau yang hasilnya benar positif PMK.

“Benar, data sementara ternak kerbau yang terkonfirmasi Positif Penyakit Mulut dan Kuku per 10 Juli 2022 ada 28 ekor. Sebaran kasus PMK terjadi di kecamatan Makale, Mengkendek, Rembon, Rantetayo dan Sangalla.” jelas Adelheid.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.