Persakmi Palopo Resmi Dilantik, Asisten III: Bantu Atasi Gangguan Kesehatan

oleh

PALOPO, SABER | Asisten III Kota Palopo, dr. Ishak Iskandar menghadiri Pelantikan Pengurus Cabang PERSAKMI (Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia) Periode 2020-2024.

Kegiatan ini dírangkaikan dengan Seminar Nasional Kesehatan dengan Tema “Peran PERSAKMI dalam Eliminasi TB 2030” Di Ruang Pertemuan Ratona, Sabtu (20/11/2021).

Pada kesempatan tersebut, dr.ishaq iskandar berharap agar PERSAKMI dapat melakukan kerja sama dengan kelompok-kelompok masyarakat agar tumbuh kesadaran hidup sehat baik melalui pendekatan keluarga atau komunitas.

“Kami sampaikan selamat atas pelantikan Persakmi Cabang Palopo. Selamat mengemban amanah yang baru. Pelantikan pengurus, baik ketua, dan perangkat PERSAKMI hari ini, memberi tanda bahwa semua anggota, baik ketua, dan anggota, berkomitmen, melakukan kegiatan positif, terhadap gangguan-gangguan kesehatan yang di alami oleh masyarakat,” kata dr. Ishaq.

dr. Ishaq juga menyampaikan saat ini masih banyak gangguan kesehatan pada masyarakat Kota Palopo, yang perlu di bantu oleh anggota PERSAKMI. Namun kiranya hal ini sudah mendapat prioritas yakni masalah TB.

“Saya berharap, Selain sebagai upaya mengeliminasi gangguan kesehatan TB, upaya penghindaran, pencegahan Covid 19, juga di harapkan menjadi agenda PERSAKMI ke depan,” tuturnya.

Sebelumnya, dalam laporan Ketua Panitia, Muhammad Suharsono, SKM, M.Kes, mengatakan, Kehadiran pemuda di PERSAKMI memberikan warna baru bagi organisasi.

“Kehadiran kami ingin menjalankan program yang telah dírancang dan ingin menjadi ujung tombak bagi kalangan masyarakat,” ujarnya.

Kepengurusan PERSAKMI:

Suharsono juga melaporkan, untuk jajaran kepengurusan tahun ini, Pengurus Persakmi sebanyak 40 orang. Díantaranya 9 dari 11 Puskesmas merupakan senior PERSAKMI kota Palopo, dan Ketua Umum San Ansari, Wakil Ketua 1, merupakan wakil rektor 1 Mega Buana dan bendahara adalah Kepala Puskesmas Wara Utara.

“Ini merupakan spirit yang luar biasa, semoga dengan komposisi ini apa yang díharapakan untuk menghidupkan Persakmi sebagai langkah awal bukan hanya seremonial saja, namun terus bekerja untuk kepentingan masyarakat,” katanya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.