Pesta Ultah Langgar ProKes di Resto Milik Ketua DPRD Palopo Hanya Dapat Sanksi Teguran

oleh
PALOPO, SABER | Video pelanggaran protokol kesehatan di kafe milik Ketua DPRD Palopo, Nurhaeni hanya dikenakan sanksi ringan.

Padahal aksi tersebut sempat viral di Media Sosial (Medsos) bahkan menuai berbagai kritik di Kota Palopo.

Dalam sebuah video, acara tersebut diiringi musik DJ dan mengundang kerumunan massa, acara tersebut diketahui merupakan pesta ulang tahun seorang make up artist (MUA) bernama H. Andri Amri.

Tim Satgas Covid-19 Kota Palopo telah memproses penyelenggara pesta.

Namun tak ada sanksi berat yang diberikan. Satgas hanya memberi sanksi berupa teguran.

“Kita hanya beri sanksi teguran,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Palopo dr Ishaq Iskandar, Sabtu (17/5/21).

Alasan Satgas hanya memberi sanksi teguran karena beberapa poin.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Palopo, San Ashari mengaku, menemukan pelanggaran prokes pada kegiatan tersebut karena tidak menjaga jarak selama kegiatan.

Namun alasan tidak disanksi lebih lanjut kerena pertama, tidak ada laporan kasus baru Covid-19 akibat kegiatan tersebut.

Ditambah hasil wawancara Satgas dengan pemilik kafe, bahwa telah disediakan tempat cuci tangan, masker dan sanitizer.

“Dari hasil wawancara dengan ibu ketua (pemilik kafe) pihaknya telah menyediakan tempat cuci tangan, masker dan hansanitizer,” katanya.

Sementara dasar hukum dari tindakan Satgas sesuai perwal No.10 tahun 2020.

“Melihat potensi pelanggaran dari kegiatan tersebut, namun sebelumnya tetap menyediakan fasilitas untuk protkes, maka satgas menegur secara lisan kepada penyelenggara sesuai yang diatur dalam perwal,” jelasnya.

Sementara itu kasus pelanggaran protokol kesehatan juga pernah terjadi Tanjung Jabung (Tanjab) Barat, Jambi.

Dimana pesta dugem pesta perpisahan siswa SMA juga viral lantaran melanggar protokol kesehatan dan digelar di Kantor Bupati.

Buntut dari acara tersebut, RC selaku penanggung jawab Event Organizer (EO) Tungkal Project ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian lantaran melanggar Pasal 160 KHUP dan/atau Undang-Undang Karantinaan Kesehatan. (Fjr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *