SABER, RANTEPAO | Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putri daerah asal Toraja Utara, Dian Upa Salurante, setelah sukses menjadi pelari perempuan pertama yang mencapai garis finis pada ajang ultra trail internasional Rinjani100 kategori 100 kilometer tahun 2026.
Atas capaian tersebut, Bupati Frederik Victor Palimbong menyerahkan piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan dan prestasi yang mengangkat nama Toraja Utara hingga level internasional.
Dalam perlombaan yang dikenal sebagai salah satu event trail running paling ekstrem di Asia Tenggara itu, Dian mampu menaklukkan lintasan berat sejauh 100 kilometer hanya dalam waktu sekitar 32 jam tanpa henti.
Jalur yang dilewati peserta mencakup medan pegunungan terjal, tanjakan ekstrem, suhu dingin pegunungan, hingga trek teknikal kawasan Gunung Rinjani yang menguras fisik dan mental para pelari.
Persaingan di kategori 100K putri berlangsung sangat ketat. Dari total 11 peserta dari berbagai negara, hanya dua atlet yang berhasil menyelesaikan perlombaan hingga finis, yakni Dian Upa Salurante dari Indonesia dan Van Anh Bui Thi asal Vietnam. Hasil tersebut menjadi bukti ketangguhan atlet perempuan Indonesia dalam menghadapi salah satu lomba ultra trail paling berat di kawasan regional.
Bupati Frederik Victor Palimbong menyampaikan rasa bangga atas pencapaian luar biasa tersebut. Menurutnya, keberhasilan Dian bukan hanya kemenangan pribadi, melainkan juga kebanggaan bagi masyarakat Toraja dan Indonesia.
“Prestasi ini luar biasa dan patut diapresiasi. Dian telah menunjukkan bahwa atlet daerah mampu bersaing di event internasional dan membawa nama Toraja Utara semakin dikenal,” ujarnya.
Ia juga berharap keberhasilan tersebut dapat memotivasi generasi muda untuk aktif dalam olahraga sekaligus memperkenalkan Toraja Utara sebagai destinasi sport tourism yang potensial.
Menurutnya, kawasan Toraja memiliki kekayaan alam yang mendukung berbagai aktivitas olahraga alam seperti trekking, trail running, sepeda gunung, hingga motor trail dengan panorama alam yang khas dan menantang.
Sementara itu, Dian mengaku dirinya berangkat mengikuti lomba tanpa ambisi besar untuk menjadi juara. Fokus utamanya hanyalah menyelesaikan lomba dengan kemampuan terbaik yang dimiliki.
“Saya hanya berusaha konsisten latihan dan berjuang untuk finis. Persiapan dilakukan beberapa bulan terakhir, baik saat berada di Tembagapura maupun ketika latihan di wilayah Gunung Sesean dan Lolai,” ungkapnya.
Atlet asal Lembang Bua Tallulolo Kesu’ itu juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Toraja Utara atas perhatian dan penghargaan yang diberikan kepadanya. Ia berharap semakin banyak anak muda Toraja yang berani berprestasi di dunia olahraga, khususnya road running dan trail running.
Penyerahan penghargaan tersebut turut dihadiri komunitas RunToraja, di antaranya Captain Run Toraja Roni Pabisangan, Tina Pairi, serta Yaya Rundupadang. Keberhasilan Dian Upa Salurante menjadi simbol bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah mampu membawa atlet daerah berdiri sejajar di panggung olahraga dunia.(*)





