Tari Pa’gellu Pukau Raja dan Tamu Undangan dalam Gala Dinner FKN XIII Kedatuan Luwu

oleh

PALOPO, SATU BERITA | Penampilan lima gadis cantik toraja hipnotis para raja dan sultan di kegiatan gala dinner di halaman Kedatuan Luwu, kota palopo. Minggu (08/09/19).

Kelima gadis cantik dari toraja menampilkan tarian khas dari tanah toraja yaitu Tari Pa’gellu. yang merupakan tarian tertua di tanah toraja.

Sementara itu Parengen nonongan yang merupakan anggota keluarga dari rumpun tongkonan nonongan kepada awak media mengatakan bahwa Tari Pa’gellu  adalah tari sukacita yang biasa dipentaskan pada upacara adat di Toraja Sulawesi Selatan yang sifatnya riang gembira.

Pa’gellu atau ma’gellu dalam bahasa setempat berarti menari-nari dengan riang gembira sambil tangan dan badan bergoyang dengan gemulai, meliuk-liuk lenggak-lenggok.

Tari pa’gellu atau terkenal dengan sebutanpa’gellu pangala ini pertama kali diciptakan oleh Nek Datu Bua’, yakni pada saat kembali dari medan peperangan yang kemudian dirayakan dengan menari penuh sukacita.

Pada waktu itu belum ada alat musik gendang sehingga mereka menggunakanlesung sebagai pengiring tarian. Dalam tarianpa’gellu tidak ada batasan jumlah penari dan baik perempuan maupun laki-laki dapat mengikuti tarian ini. Hingga kini tidak ada yang tahu pasti tahun diciptakannya tarian ini.

Adapun penari pa’gellu sebelum kemerdekaan, diantaranya: Nek Lekke, Nek Sampe Alo, dan Nek Tangke Lengi.

Tari pa’gellu biasanya dimeriahkan pada saat dan upacara rambu tuka (upacara kegembiraan), penyambutan tamu, pesta pernikahan,dan ma’bua (upacara peresmian rumah Tongkonan.” ucapnya. (JNN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *