Tetap Kuat Saat Puasa, Bang Tiwa Bagikan Tips Aman Angkat Beban Selama Ramadan

SABER, PALOPO | Bulan suci Ramadan bukan alasan untuk berhenti berlatih di gym. Namun, pola latihan tentu tidak bisa disamakan dengan hari biasa. Influencer fitness asal Palopo, Bang Tiwa, mengingatkan para pegiat olahraga agar lebih bijak dalam mengatur intensitas latihan selama berpuasa.

Menurutnya, tujuan utama latihan saat Ramadan adalah menjaga kebugaran dan massa otot, bukan mengejar rekor angkatan.

Bacaan Lainnya

“Puasa itu bukan momen untuk pecah personal record. Fokus saja pada maintenance. Turunkan beban 10 sampai 30 persen, tapi tetap jaga kualitas gerakan,” ujar Bang Tiwa yang telah berkecimpung di dunia gym hampir dua dekade.

Ia menekankan pentingnya memilih waktu latihan yang tepat, seperti setelah berbuka puasa dengan jeda 60 hingga 90 menit, atau menjelang berbuka dengan durasi latihan yang lebih singkat dan intensitas ringan.

Selain itu, latihan compound seperti squat, deadlift, bench press, dan pull-up dinilai lebih efektif karena melibatkan banyak kelompok otot dalam waktu yang lebih efisien. Durasi latihan pun disarankan tidak lebih dari 45–60 menit agar tubuh tidak mengalami kelelahan berlebihan. “Ramadan itu soal keseimbangan. Jangan sampai niat sehat malah berujung cedera atau dehidrasi,” tambahnya.

Bang Tiwa juga mengingatkan pentingnya menjaga hidrasi dan asupan nutrisi saat waktu berbuka hingga sahur. Konsumsi air secara bertahap, cukupi kebutuhan protein, serta pilih karbohidrat kompleks saat sahur agar energi lebih stabil sepanjang hari. Dengarkan tubuh. Kalau pusing atau lemas berlebihan, lebih baik hentikan. Puasa itu ibadah, latihan itu penunjang kesehatan,” tutupnya. Selasa (17/2/26).(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *