Jelang Ramadan 1447 H, Lapas Kelas IIA Palopo Perketat Pengamanan, HP dan Narkoba Tak Ditemukan

SABER, PALOPO | Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadan dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palopo meningkatkan pengawasan internal dengan menggelar inspeksi mendadak di sejumlah kamar hunian warga binaan, Kamis (26/02/2026). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan selama momentum hari besar keagamaan.

Kegiatan tersebut merupakan implementasi dari arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan melalui Surat Edaran Nomor WP23.UM.01.01-57 tertanggal 18 Februari 2026 tentang peningkatan kewaspadaan selama Ramadan dan Idul Fitri. Seluruh jajaran diminta memperketat pengamanan guna memastikan kondisi lapas tetap kondusif.

Bacaan Lainnya

Razia yang dimulai sekitar pukul 13.30 WITA itu melibatkan pejabat struktural serta petugas pengamanan. Pemeriksaan diawali dengan penggeledahan badan warga binaan secara santun dan sesuai prosedur, kemudian dilanjutkan dengan penyisiran menyeluruh di dalam kamar hunian. Blok D1, D2, dan D5 menjadi fokus pemeriksaan pada kegiatan tersebut.

Dalam pelaksanaannya, tim menemukan sejumlah barang yang tidak diperkenankan berada di dalam kamar, di antaranya gelas berbahan besi, pisau rakitan, botol parfum, sendok besi, paku, alat pemotong besi, alat cukur, gunting, hingga rokok elektrik. Meski demikian, petugas memastikan tidak ditemukan handphone maupun narkotika, sehingga situasi keamanan dinyatakan terkendali.

Seluruh barang sitaan langsung didata dan diamankan untuk dimusnahkan sesuai ketentuan. Selain itu, petugas juga memeriksa kondisi fisik bangunan seperti teralis, branggang, serta tembok pembatas yang dipastikan dalam keadaan baik.

Kepala Lapas Kelas IIA Palopo, Jose Quelo, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya preventif untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung proses pembinaan warga binaan agar berjalan optimal.

Ia menambahkan, razia rutin menjadi bagian dari komitmen lapas dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari handphone, pungli, dan narkoba (HALINAR).

Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung tertib dan lancar dengan mengedepankan pendekatan humanis. Pihak lapas memastikan pengawasan akan terus ditingkatkan selama Ramadan guna menjaga suasana tetap aman dan kondusif.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *