SABER, MAKASSAR | Pj Walikota Palopo Asrul Sani didampingi Dandim 1403 Palopo Letkol INF Apriadi Nidjo serta Kapolres Palopo AKBP Safi’i Nafsikin menghadiri rapat koordinasi penyelenggaraan pemilu 2024 dan pilkada serentak di Hotel Claro Makassar. Rabu (11/10/23).
Pj Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin bersama penyelenggara Pemilu KPU, Bawaslu, Forkopimda, dan Forkopimcam menyatakan berkomitmen mengawal proses Pemilihan Umum maupun Pemilihan Kepala Daerah yang akan berlangsung pada 2024.
“Bahtiar berharap gelaran Pemilu dan Pilkada serentak 2024 dapat berjalan aman, lancar, sukses dan damai. Kalau bisa kita terbaik se-Indonesia. Bagi kepala daerah, saya minta supportnya terkait program yang bisa meningkatkan partisipasi publik,” papar Bahtiar.
Dalam kegiatan itu dilaksanakan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Anggaran Pilkada Serentak 2024 antara penyelenggara KPU Bawaslu serta kepala daerah setempat.
“Melalui penandatangan NPDH ini menunjukkan bahwa kita sudah siap mengawal Pemilu di Sulsel. Salah satunya ditandai dengan kesiapan anggaran. Bulan ini saya pastikan selesai (NPHD) seluruhnya untuk Sulsel,” paparnya.
Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri ini pun meminta agar kabupaten kota di Sulsel yang akan melaksanakan Pilkada serentak agar segera menganggarkan dana hibahnya.”jelasnya.
“Saya minta daerah lain segera menyelesaikan NPHD nya kita akan ajukan bulan September, sehingga lebih cepat. Itulah kami sedikit maksa NPHD harus ditandatangani saat ini juga, karena jika tahapannya maju. Bulan depan setidaknya harus ada,” tuturnya menekankan.
“Bagaimanapun, KPU dan Bawaslu ini adalah lembaga mandiri, independen dan tetap, ini tugas kami mengawal (anggaran Pilkada),” kata mantan Kepala Pusat Penerangan atau Kapuspen Kemendagri ini menegaskan.
Hal senada disampaikan Ketua Bawaslu Sulsel Mardiana Rusli dengan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kedaulatan pemilih dan Pemilu mendatang. Ana sapaan akrabnya menyebut, jajaran pengawas yang tersebar di seluruh wilayah Sulawesi Selatan siap mengawal jalannya pemilu dan pemilihan serentak 2024.
“Dalam konteks Cegah Awas dan Tindak, Bawaslu Sulawesi Selatan tentu membutuhkan perangkat struktur. Di Sulsel kami memiliki 80 komisioner, 933 Panwascam, 3.095 Panwas kelurahan desa. Nantinya Bawaslu akan merekrut kembali sebanyak 26.345 pengawas TPS tersebar di 24 kabupaten dan kota. Seluruhnya sudah siap mengawal proses Pemilu,” ujarnya.





