Kenali Jenis Otot Dan Jadwal Latihan, Gym Bukan Tempat Main HP Dan Nongkrong

SABER, PALOPO | Aktivitas gym kini semakin diminati masyarakat, namun masih banyak yang masih keliru dalam cara berlatih. Selain salah fokus pada kelompok otot, kebiasaan datang ke gym tanpa perencanaan juga menjadi masalah serius.

Hal ini disampaikan oleh Bang Tiwa, influencer fitness asal Palopo, yang menekankan pentingnya jadwal latihan agar hasil gym lebih maksimal dan aman bagi tubuh.

Bacaan Lainnya

Menurut Bang Tiwa, banyak orang datang ke gym hanya untuk hadir secara fisik, tetapi waktunya justru habis untuk bermain ponsel, mengobrol, atau berpindah alat tanpa arah. Gym itu bukan tempat buang waktu. Kalau tidak pakai jadwal, latihannya tidak terprogram, akhirnya capek tapi tidak ada progres,” ujarnya. Sabtu (10/1/26).

Bang Tiwa menjelaskan, latihan di gym seharusnya difokuskan pada otot rangka yang dilatih secara seimbang. Otot dada atau chest berfungsi untuk gerakan mendorong dan terdiri dari pectoralis major dan pectoralis minor. Otot punggung atau back berperan dalam gerakan menarik serta menjaga postur tubuh, sedangkan otot bahu, lengan, perut (core), dan kaki memiliki fungsi penting dalam stabilitas dan kekuatan tubuh secara keseluruhan.

Lebih lanjut, Bang Tiwa menegaskan bahwa salah satu kesalahan fatal yang sering dilakukan pemula adalah melatih otot yang sama setiap hari. Otot membutuhkan waktu istirahat untuk pulih dan berkembang. Kalau dada dilatih hari ini, besok jangan dada lagi. Itu bukan rajin, tapi salah metode,” tegasnya.

Sebagai advokat bang Tiwa juga menjelaskan, tanpa jadwal latihan yang jelas, tubuh tidak mendapatkan waktu pemulihan yang cukup sehingga justru meningkatkan risiko cedera, kelelahan, dan stagnasi hasil latihan. Sebaliknya, jadwal latihan yang terprogram membantu membagi kelompok otot secara bergantian, menjaga fokus selama latihan, dan membuat waktu di gym lebih efisien.

Bang Tiwa menyarankan agar setiap orang yang rutin ke gym memiliki jadwal latihan mingguan, misalnya membagi latihan antara otot atas, otot bawah, dan core, disesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Dengan jadwal yang jelas, durasi latihan menjadi lebih terarah dan kebiasaan bermain ponsel atau terlalu banyak berbincang dapat dikurangi,”

“Gym itu soal disiplin. Datang, latihan sesuai program, selesai. Bukan soal lama-lamaan di gym, tapi seberapa terarah latihannya. Ia berharap edukasi ini dapat membantu member berlatih lebih cerdas, aman, dan konsisten demi kesehatan jangka panjang.”tutupnya.(tw*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *