SABER, PALOPO | Pengaturan jadwal latihan yang seimbang antara angkat beban dan kardio menjadi kunci utama menjaga kesehatan tubuh jangka panjang. Hal tersebut disampaikan Bang Tiwa, influencer fitness asal Palopo yang juga berprofesi sebagai advokat, saat memberikan edukasi kebugaran kepada masyarakat melalui media sosial dan komunitas gym.
Menurut Bang Tiwa, kesalahan umum yang sering terjadi adalah berlatih tanpa perencanaan. Banyak orang beranggapan semakin sering latihan maka hasil akan semakin cepat, padahal tubuh bekerja dengan prinsip adaptasi. Latihan itu bukan soal memaksa, tapi soal memahami batas dan kebutuhan tubuh,” ujarnya. Minggu (11/01/26).
Ia menjelaskan, jadwal latihan yang ideal dapat dilakukan dengan angkat beban empat kali dalam seminggu, disertai dua hari istirahat untuk pemulihan. Latihan beban dinilai penting untuk membangun otot, meningkatkan metabolisme, serta menjaga kekuatan tulang dan sendi agar tetap sehat hingga usia lanjut.
Setiap melakukan angkat beban, Bang Tiwa mengingatkan agar latihan tersebut tetap diimbangi dengan kardio secukupnya. Ia menyarankan lari satu kali dalam seminggu untuk menjaga jantung tetap kuat dan tubuh lebih seimbang. “Otot dibangun di gym, tapi daya tahan dijaga lewat kardio. Kombinasi ini bukan soal gaya, tapi strategi agar tubuh kuat, bugar, dan siap dipakai dalam aktivitas apa pun,” jelasnya.
Terkait intensitas, Bang Tiwa menegaskan cardio tidak perlu dilakukan berlebihan. Cardio yang terlalu sering dan berat, seperti lari atau bersepeda tanpa kontrol, justru dapat mempercepat kelelahan fisik dan membuat usia biologis tubuh terasa lebih tua dari usia sebenarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bang Tiwa juga menegaskan bahwa pembahasan gym seharusnya difokuskan pada kesehatan jangka panjang, bukan sekadar gagah-gagahan atau mengejar tampilan fisik. Badan bagus hanyalah bonus dari latihan yang benar.
Ia mengajak pria maupun wanita, khususnya usia 40 tahun ke atas, untuk tidak ragu mengangkat beban sebagai investasi kesehatan agar tetap awet muda, tulang kuat, sendi sehat, dan tubuh tetap berfungsi optimal hingga usia lanjut.”kuncinya.(tw*)







