SABER, PALOPO | Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas dan transparansi penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM), menyusul pemberitaan terkait dugaan praktik mafia BBM subsidi di wilayah Sulawesi Selatan yang mencatut nama pihak tertentu.
Sebagai bentuk klarifikasi, Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa PT Harmoni Solusi Energi tidak tercatat sebagai agen maupun transportir resmi Pertamina Patra Niaga dalam kegiatan penyaluran BBM, khususnya pada sektor industri.
Setiap pihak atau entitas yang tidak memiliki hubungan kerja sama resmi dengan Pertamina Patra Niaga berada di luar sistem distribusi yang diawasi dan dikendalikan oleh perusahaan.
Senior Business Manager (SBM) Industry I Pertamina Patra Niaga menjelaskan bahwa pengawasan distribusi BBM industri telah diperkuat secara menyeluruh melalui pemanfaatan teknologi digital.
“Sejak Maret 2025, Pertamina Patra Niaga telah menerapkan sistem Quick Response Code (QR Code) pada seluruh armada mobil tangki yang melayani sektor industri. Sistem ini memuat data resmi secara lengkap, mulai dari identitas pemilik dan penanggung jawab, alamat kantor, kapasitas muatan, hingga nomor polisi kendaraan. Seluruh informasi tersebut dapat diverifikasi secara real-time oleh masyarakat maupun petugas berwenang,” jelasnya.
Penerapan QR Code ini merupakan langkah preventif dan strategis untuk memastikan setiap proses pengangkutan BBM industri berjalan sesuai ketentuan, transparan, serta mudah ditelusuri.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menegaskan bahwa pihaknya terbuka terhadap pengawasan publik dan mendukung penuh penegakan hukum.
“Pertamina Patra Niaga menjalankan distribusi BBM dengan standar kepatuhan yang ketat. Informasi yang beredar di ruang publik perlu disikapi secara objektif dan berbasis data. Kami mendukung aparat penegak hukum untuk menindak tegas setiap pelanggaran yang terbukti, sekaligus memastikan distribusi resmi Pertamina tetap berjalan aman, tertib, dan terkendali,” ujarnya.
Sebagai penutup, Pertamina Patra Niaga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi distribusi BBM. Setiap temuan di lapangan, dugaan penyimpangan, maupun informasi terkait aktivitas pengangkutan BBM dapat dilaporkan melalui Pertamina Call Center (PCC) 135, sebagai kanal resmi pengaduan yang terhubung langsung dengan sistem pengawasan Pertamina.(*)







