SABER, LUWU | Program kolaboratif antara PT Masmindo Dwi Area (MDA) dan Indika Foundation kembali menghadirkan inisiatif pendidikan bertajuk Masmindo Mengajar Tumbuhkan Potensi dan Inspirasi (MENTARI) di SMKN 2 Luwu dan SMAN 14 Luwu.
Kegiatan ini turut melibatkan Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu sebagai bentuk sinergi dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus mempersiapkan generasi muda di sekitar wilayah operasional Awak Mas Project.
Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang dalam menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan. Tidak hanya berhenti pada program MENTARI, kerja sama ini dirancang untuk terus berkembang melalui berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal.
Melalui pendekatan employee volunteering, program MENTARI menghadirkan langsung para karyawan MDA ke lingkungan sekolah. Kehadiran praktisi industri ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk memahami realitas dunia kerja secara lebih dekat, sekaligus mengenal beragam pilihan karier yang dapat mereka tempuh di masa depan.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Tim dari Indika Foundation membawakan materi pengembangan diri yang membantu siswa mengenali potensi, minat, dan bakat mereka. Pendekatan interaktif yang digunakan mendorong keterlibatan aktif siswa, sehingga suasana belajar menjadi lebih hidup dan komunikatif.
Di sisi lain, tim MDA memberikan pemaparan terkait industri pertambangan, mulai dari proses kerja hingga berbagai profesi yang terlibat di dalamnya. Siswa juga diperkenalkan pada keterampilan yang dibutuhkan untuk bersaing di sektor tersebut, sekaligus memahami kontribusi industri terhadap pembangunan daerah.
Kepala Teknik Tambang MDA, Mustafa Ibrahim, menegaskan bahwa pengembangan SDM lokal merupakan pilar penting dalam keberlanjutan perusahaan. Ia menyampaikan bahwa program ini bertujuan membuka wawasan generasi muda tentang peran strategis industri pertambangan, sekaligus mempersiapkan mereka agar lebih siap menghadapi dunia kerja dan mampu bersaing secara profesional.
Salah satu peserta dari SMKN 2 Luwu, Tiara, mengaku kegiatan ini memberikan perspektif baru terkait peluang karier di sektor pertambangan. Menurutnya, materi yang disampaikan membuat siswa memahami bahwa industri tersebut memiliki banyak tahapan dan pilihan profesi yang sebelumnya belum mereka ketahui. Ia berharap program serupa dapat diperluas ke sekolah lain di wilayah Luwu.
Hal senada juga diungkapkan Rahmi, siswi SMAN 14 Luwu, yang menilai kegiatan ini menarik dan menambah pengetahuan tentang dunia kerja, khususnya di bidang pertambangan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan minat non-akademik, Indika Foundation turut menyerahkan bantuan berupa perlengkapan olahraga kepada pihak sekolah.
Bantuan ini diharapkan dapat menunjang aktivitas siswa serta mendorong pengembangan bakat di bidang olahraga.
Melalui program MENTARI, MDA bersama Indika Foundation terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Luwu. Upaya ini sejalan dengan pelaksanaan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) serta kontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).(*)





