Luwu Raya Cup Ramai Jadi Perbincangan, Irwan Hamid Bakal Lakukan Hal Ini

SABER, PALOPO  |  Turnamen berhadiah puluhan juta rupiah, Luwu Raya Cup kini jadi bahan perbincangan dimana-mana.

Gaungnya tidak saja di lingkup Tana Luwu tapi meluas ke antero Sulawesi Selatan.

Bacaan Lainnya

Hal inilah yang membuat sang Penggagas yakni Irwan Hamid dan H. Marwal Iskandar berniat menjadikan turnamen ini diprogram rutin setiap tahunnya.

Bahkan lebih dari itu, Irwan Hamid mengaku jika levelnya akan dinaikkan, tidak lagi hanya sebatas Luwu Raya saja, tetapi seluruh Dapil Sulsel III yakni 9 kab/kota meliputi Luwu Raya ditambah Sidrap, Pinrang, Tana Toraja, Toraja Utara dan Enrekang.

Seperti yang disampaikan legislator DPRD Sulsel itu di sela-sela perhelatan turnamen di Stadion La Galigo Palopo, Kamis petang 2 Juni 2022 kemarin.

“Tak disangka, animo masyarakat yang tinggi, tribun penonton selalu penuh, bahkan jadi bahan perbincangan khusus di Sulsel utamanya teman-teman di DPRD, respon pak gubernur juga sangat baik.

Mereka semua ingin belajar sama kita bagaimana bisa menyelenggarakan turnamen ini yang sudah seperti Liga Profesional,” ujar Irwan bersemangat.

“Untuk itu, kami bersama Pak Marwal Iskandar dan teman teman lainnya ingin meningkatkan lagi turnamen ini menjadi lebih luas, minimal se wilayah Sulsel III meliputi Luwu Raya, Sidrap, Pinrang, Enrekang dan Toraja,” imbuhnya.

Untuk meningkatkan kualitas persepakbolaan di Sulsel, Irwan Hamid juga berniat memperbanyak pelatih sepakbola berkualitas dengan mengadakan kursus kepelatihan.

“Saya tadi sudah berdiskusi dengan pak Marwal Iskandar, beliau akan mengadakan kursus Pelatih se Luwu Raya, kami sangat mendukung program itu karena memang sekarang wajib bagi Pelatih sepakbola untuk memiliki sertifikat pelatihan, itu standar kompetisi yang berlaku, tujuannya agar kita bisa menikmati hiburan dan tontonan sepakbola yang bermutu.”

“Bola bukan saja sarana memperkuat silaturahmi dan hiburan kepada masyarakat yang 2 tahun berada dalam masa pandemi Covid-19, tetapi juga untuk peningkatan prestasi pemain-pelatih dan meningkatkan kualitas sepakbola itu sendiri disamping pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil,” pungkas Ketua Komisi C di DPRD Sulsel itu.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *