Waspada Sarkopenia di Masa Tua

SABER, PALOPO | Penurunan massa otot atau yang dikenal sebagai Sarkopenia menjadi ancaman serius bagi yang memasuki usia lanjut. Kondisi ini kerap dianggap sepele, padahal dapat berdampak besar pada kualitas hidup seseorang, terutama dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Influencer fitness asal Palopo, Bang Tiwa, yang telah hampir 19 tahun berkecimpung di dunia gym, menjelaskan bahwa sarkopenia bukan hanya terjadi karena faktor usia, tetapi juga gaya hidup yang kurang aktif. Banyak orang baru sadar pentingnya otot saat sudah tua. Padahal, kalau dari muda jarang bergerak dan tidak pernah latihan, otot akan cepat menyusut,” ujarnya. Kamis (16/4/26).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, kurangnya aktivitas fisik, terutama latihan kekuatan, menjadi penyebab utama melemahnya otot. Selain itu, pola makan yang rendah protein juga mempercepat kondisi tersebut. Ia menegaskan bahwa menjaga massa otot sama pentingnya dengan menjaga kesehatan organ tubuh lainnya, karena otot berperan besar dalam menopang aktivitas harian.

Bang Tiwa juga mengingatkan bahwa sarkopenia bisa meningkatkan risiko jatuh dan cedera, bahkan berkaitan dengan penyakit seperti Osteoporosis. “Kalau otot lemah, keseimbangan tubuh ikut terganggu. Ini yang sering bikin lansia mudah jatuh,” jelasnya.

Ia pun mengajak untuk mulai rutin berolahraga sejak dini, khususnya latihan kekuatan seperti angkat beban, latihan kaki, dan core. Tidak harus berat, yang penting konsisten. Kalau otot terjaga, kita bisa tetap kuat dan mandiri sampai tua,” tutup Bang Tiwa.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *