SABER, PALOPO | Bagi banyak orang, berolahraga di gym tidak hanya sekadar rutinitas, tetapi juga bagian dari perjalanan panjang mencapai body goal yang diidamkan. Konsep ini tidak terbatas pada pria saja, melainkan juga berlaku bagi wanita yang ingin tampil sehat, proporsional, dan percaya diri.
Influencer fitness asal Palopo, Bang Tiwa, menjelaskan bahwa pencapaian bentuk tubuh ideal selalu berhubungan dengan tiga fase utama, bulking, cutting, dan maintaining.
Menurutnya, fase tersebut harus dilalui secara terukur agar hasilnya maksimal dan bisa dipertahankan dalam jangka panjang.
Bulking itu fase menambah massa otot dan berat badan dengan surplus kalori. Cutting kebalikannya, yakni mengurangi lemak sambil tetap menjaga otot. Sementara maintaining adalah fase mempertahankan bentuk tubuh yang sudah dicapai,” ujar Bang Tiwa yang juga Aktivis Kebugaran ini. Kamis (2/10/25).
Bagi wanita, lanjut Bang Tiwa, ada beberapa tipe body goal yang sering diidamkan saat berlatih di gym. Mulai dari slim & toned yang ramping berotot ringan, curvy & fit dengan fokus pada bokong dan paha yang kencang, hingga tampilan athletic look yang bugar dan berenergi. Ada pula yang memilih sustainable fit, yaitu menjaga tubuh tetap sehat tanpa terlalu menekankan bentuk otot.
“Prinsipnya sama, tapi pada wanita surplus kalorinya tidak perlu besar. Fokus latihan biasanya ke lower body dan core agar tubuh terlihat lebih proporsional,” jelasnya.
Sementara itu, untuk pria, body goal umumnya lebih menonjolkan otot dan kekuatan. Ada yang memilih tampil lean & aesthetic dengan otot kering, ada pula yang mengejar muscular & bulked untuk bentuk tubuh lebih berisi. Tipe lain yang juga populer adalah classic physique atau V-shape, dengan bahu dan punggung lebar serta pinggang ramping.
“Body goal pria kebanyakan ingin terlihat proporsional dengan siluet V. Itu bisa dicapai dengan mengutamakan latihan bahu, punggung, dada, ditambah kaki biar balance,” tambah Bang Tiwa.
Untuk mencapai bentuk tubuh idaman pria, Bang Tiwa membagi alurnya ke dalam tiga fase. Pertama, bulking selama 7–10 bulan dengan surplus kalori serta latihan beban intensif. Kedua, masuk fase cutting selama 3–5 bulan untuk menurunkan lemak dan menonjolkan definisi otot. Terakhir, maintaining untuk menjaga bentuk tubuh yang sudah terbentuk.
“Intinya jangan terburu-buru. Setiap fase ada waktunya. Kalau disiplin latihan, atur pola makan, dan sabar, hasilnya akan kelihatan,” tegasnya.
Bang Tiwa juga menekankan pentingnya melatih postur tubuh, menjaga core, dan tidak melupakan latihan mobilitas. Menurutnya, body goal bukan hanya soal estetika, tetapi juga kesehatan dan fungsi tubuh.
“Percuma kalau badan bagus tapi cepat cedera atau stamina drop. Jadi, latihan itu harus seimbang antara kekuatan, fleksibilitas, dan ketahanan,” tutupnya.(*)







