Masih Banyak Belum Paham Perbedaan Fitness, Bulking, dan Cutting, Ini Penjelasan Bang Tiwa

SABER, PALOPO | Tren olahraga semakin meningkat di berbagai kalangan, namun masih banyak member yang belum memahami perbedaan antara fitness, bulking, dan cutting. Tiga istilah ini kerap terdengar di pusat kebugaran maupun media sosial, tetapi tidak sedikit yang salah kaprah dalam penerapannya.

Influencer fitness asal Palopo, Bang Tiwa, yang telah hampir dua dekade berkecimpung di dunia kebugaran (gym) menjelaskan bahwa fitness merupakan konsep dasar dari gaya hidup sehat. Fitness itu fokus pada kebugaran secara menyeluruh. Tujuannya menjaga kesehatan jantung, daya tahan tubuh, kekuatan otot, dan keseimbangan berat badan. Jadi bukan hanya soal badan besar,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, bulking adalah fase latihan yang bertujuan untuk menambah massa otot. Dalam tahap ini, seseorang menerapkan pola makan dengan kalori surplus atau asupan lebih banyak dari kebutuhan harian. Latihan beban dilakukan secara intens dan progresif agar otot berkembang maksimal. Biasanya berat badan naik karena ada peningkatan massa otot dan sedikit lemak,” jelasnya. Minggu (22/2/26).

Berbeda dengan bulking, cutting justru berfokus pada penurunan lemak tubuh agar otot terlihat lebih tegas dan terdefinisi. Pola makan diatur dalam kondisi kalori defisit, namun protein tetap dijaga agar massa otot tidak hilang. Latihan beban tetap dilakukan dan ditambah kardio untuk membantu pembakaran lemak.

Bang Tiwa menegaskan bahwa ketiga istilah tersebut bukan sesuatu yang bertentangan, melainkan tahapan yang bisa disesuaikan dengan tujuan masing-masing individu. Kalau mau sehat jangka panjang, jalani fitness secara konsisten. Kalau mau badan lebih besar, masuk fase bulking. Setelah itu bisa cutting untuk merapikan hasilnya,” tutupnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *