HUT ke-79 Gereja Toraja: Dari Syukur Iman ke Gerakan Pendidikan untuk Masa Depan Generasi Toraja

Ketua Panitia HUT Ke-79 Gereja Toraja, Pdt Jon Adi Palimbong

SABER, TORUT | Menjelang perayaan HUT ke-79 Gereja Toraja yang akan diperingati pada 25 Maret 2026, suasana sukacita dan semangat pelayanan mulai terasa di tengah jemaat. Momentum ini tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga ruang refleksi atas perjalanan panjang Gereja Toraja sejak berdiri pada 1947, sekaligus peneguhan komitmen untuk terus relevan dalam menjawab tantangan zaman, khususnya dalam bidang pendidikan dan pembinaan generasi muda.

Ketua Panitia HUT ke-79 Pdt. Jon Adi Palimbong, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin rangkaian kegiatan tahun ini. Menurutnya, ulang tahun gereja harus dimaknai sebagai wujud syukur atas anugerah Tuhan yang memelihara Gereja Toraja selama puluhan tahun.

Bacaan Lainnya

Ia menegaskan bahwa perayaan kali ini tidak hanya berbicara tentang gereja sebagai institusi, tetapi juga tentang orang Toraja secara luas, baik yang berada di kampung halaman maupun di perantauan. “Masa depan kita sangat ditentukan oleh bagaimana pendidikan kita hari ini. Karena itu, kegiatan tahun ini banyak menyentuh aspek pendidikan dan penguatan generasi muda,” ujar Pdt Jon, Minggu (22/02/26) melalui via WhatsApp.

Rangkaian kegiatan diawali pada Minggu, 8 Maret 2026 dengan Ibadah Pembukaan dan Pengutusan Tim Toraja Mengajar di Gedung Bunga’ Lalan, dilanjutkan sharing session bersama CEO dan OKP Tana Toraja di Gedung A.A. Van De Loosdrecht. Kegiatan “CEO Mengajar” digelar di berbagai sekolah dan kampus seperti Arct Centre Rantepao, Kampus 1 UKI Toraja Makale, SMK Kristen Tagari, SMK Kristen Harapan Rantepao, hingga SMK Negeri 1 Makale.

Selain itu, digelar pula simulasi Bantuan Hidup Dasar untuk awam, webinar nasional, serta seminar Creative Teaching oleh Majelis Pendidikan Kristen Wilayah Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara.

Program “Toraja Mengajar” menjadi salah satu fokus utama dengan menjangkau wilayah Suppiran, Sapan, Sa’dan, Baruppu’, Bastem, hingga Simbuang-Mappak. Bupati Toraja Utara dan Bupati Tana Toraja bersama para guru besar turut ambil bagian dalam kegiatan mengajar di sejumlah SMA Kristen, sebagai bentuk inspirasi nyata bagi generasi muda tentang pentingnya pendidikan. Rangkaian kegiatan juga mencakup seminar, kuliah umum, webinar bersama Prof. Kalvein Rantelobo’, serta EXPO UKI Toraja.

Untuk memperkuat dimensi spiritual dan sosial, panitia juga menambahkan kegiatan doa bersama dan malam pujian pemuda, talkshow tentang iman Kristen dan tantangan dunia digital, aksi peduli lingkungan, bakti sosial dan donor darah, dialog kebangsaan, lomba karya tulis dan konten kreatif, hingga pentas seni dan budaya Toraja. Puncak perayaan akan digelar pada Rabu, 25 Maret 2026 melalui Ibadah Syukur HUT ke-79 Gereja Toraja, yang kemudian dilanjutkan dengan ibadah syukur di jemaat-jemaat pada Minggu, 29 Maret 2026.

Pdt. Jon Adi Palimbong berharap seluruh rangkaian kegiatan ini dapat berjalan sesuai rencana dan memberi dampak nyata bagi masyarakat. “Kita ingin perayaan ini bukan hanya dirayakan, tetapi dihidupi. Gereja harus terus hadir membawa terang, membangun pendidikan, dan memperkuat masa depan orang Toraja,” tutupnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *