Disergap Saat Melintas Subuh, Tiga Sopir Asal Bone Kedapatan Bawa Ratusan Jerigen Biosolar ke Arah Sulteng

SABER, LUWU UTARA | Upaya pengiriman bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis biosolar menuju Sulawesi Tengah berhasil digagalkan aparat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Luwu Utara.

Dalam operasi yang dilakukan di wilayah Masamba, polisi mengamankan tiga pria asal Kabupaten Bone beserta ratusan jerigen berisi biosolar.

Bacaan Lainnya

Pengungkapan kasus tersebut terjadi pada Rabu, 29 April 2026 sekitar pukul 05.00 Wita di Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Kappuna, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara.

Tiga orang yang diamankan masing-masing berinisial RS (46), RA (26), dan AS (33). Ketiganya diketahui bekerja sebagai sopir dan wiraswasta.

Selain mengamankan para terduga pelaku, polisi juga menyita tiga unit kendaraan minibus yang digunakan untuk mengangkut BBM subsidi, yakni Toyota Innova dan Toyota Avanza. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sebanyak 168 jerigen berisi biosolar yang tersusun di dalam kendaraan tersebut.

Kasus ini bermula saat personel Satreskrim Polres Luwu Utara melaksanakan patroli rutin sekitar pukul 04.00 Wita. Petugas menaruh curiga terhadap tiga mobil yang melintas dengan kondisi muatan terlihat berat.

Kecurigaan itu terbukti setelah aparat menghentikan kendaraan dan melakukan pemeriksaan. Di dalam mobil, polisi mendapati puluhan jerigen berisi biosolar yang diduga akan diperjualbelikan secara ilegal.

Seluruh kendaraan bersama pengemudinya kemudian dibawa ke Mapolres Luwu Utara guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Luwu Utara, Iptu Kadek Andi Pradnyadana, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil interogasi awal, BBM subsidi tersebut diduga milik RS.

“Biosolar itu diperoleh dengan membeli dari empat pengepul yang berada di wilayah Kabupaten Bone,” ujarnya kepada awak media.

Dari hasil penyelidikan sementara, biosolar subsidi itu rencananya akan dikirim ke Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, untuk dijual kembali dengan harga lebih tinggi.

Kini, ketiga terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polres Luwu Utara. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya jaringan distribusi BBM subsidi ilegal yang lebih luas di balik kasus tersebut.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *