Mengapa Harus Latihan Beban di Saat Usia 40 Tahun ke Atas?

SABER, PALOPO | Menjaga kesehatan tubuh di usia 40 tahun ke atas menjadi hal yang sangat penting, terutama dalam mempertahankan massa otot. Latihan beban dinilai bukan sekadar aktivitas olahraga untuk membentuk tubuh, tetapi juga menjadi investasi kesehatan agar seseorang tetap mampu menjalani aktivitas sehari-hari secara mandiri hingga usia senja.

Influencer fitness asal Palopo yang juga berprofesi sebagai advokat, Bang Tiwa, menjelaskan bahwa latihan kekuatan memiliki manfaat besar bagi kualitas hidup seseorang di masa tua. Banyak orang baru menyadari pentingnya otot ketika usia sudah lanjut, padahal menjaga kekuatan otot seharusnya dimulai sejak usia produktif.

Bacaan Lainnya

“Contohnya latihan squat. Gerakan ini melatih kekuatan kaki agar saat usia senja seseorang masih mampu berdiri sendiri, termasuk ketika bangun dari duduk atau saat menggunakan toilet,” ujar Bang Tiwa saat temui di lokasi gym. Sabtu (7/2/26).

Ia juga menjelaskan bahwa latihan deadlift membantu memperkuat punggung dan pinggang. Kekuatan ini berguna ketika seseorang harus membungkuk mengambil sesuatu di lantai, bahkan saat membantu cucu mengambil mainannya. Sementara latihan bahu menjaga kekuatan lengan agar tetap mampu mengambil barang di tempat tinggi meski usia sudah mencapai 70 tahun.

Selain itu, latihan lunges juga penting untuk melatih keseimbangan dan kekuatan kaki agar tetap mampu berjalan stabil dan naik tangga di usia lanjut. Bang Tiwa menambahkan, aktivitas kardio seperti berlari juga perlu dilakukan agar tubuh tetap bugar dan seseorang masih bisa bermain bersama cucu di halaman rumah atau di lapangan.”jelasnya.

Bang Tiwa pun mengajak kita untuk mulai menjaga massa otot sejak sekarang. Sebab otot adalah tabungan kesehatan jangka panjang yang sangat berharga bagi kehidupan di masa tua.

“Kalau kita menjaga massa otot sejak dini, kita sedang menyiapkan diri untuk masa depan yang lebih sehat, kuat, dan mandiri. Jadi mari mulai bergerak dan berolahraga untuk kesehatan jangka panjang,” tutupnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *