Red Zone, Petugas Gabungan Bubarkan Pengunjung Kafe di Palopo

oleh

PALOPO, SABER | Satuan gugus penanganan Covid-19 Kota Palopo yang merupakan gabungan dari Satpol PP dan Polres Kota Palopo menutup paksa rumah makan dan kafe yang masih menerima pelanggan lewat pukul 7 malam, Senin (28/12/2020).

Selain menutup paksa paksa rumah makan dan kafe petugas Satpol PP juga mengangkut meja dan kursi milik para pedagang serta membubarkan pengunjung yang masih nongkrong.

Sekretaris Satpol PP Kota Palopo, Muhajir Basir mengatakan operasi ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran (SE) Walikota dan Maklumat Kapolri.

SE tersebut mewajibkan kafe, rumah makan, warkop dan restoran harus tutup pukul 7 malam.

“Setiap pengusaha atau pedagang tidak boleh buka setelah pukul 7 malam. Boleh buka tetapi hanya menerima take away atau delivery saja,” katanya.

Untuk pedagang yang peralatannya disita, Muhajir mengatakan akan dikembalikan esok harinya. Dengan ketentuan pemilik diminta membuat pernyataan untuk tidak beroperasi di atas waktu yang ditetapkan pemerintah.

“Apabila masih dilanggar, maka akan dilakukan penyitaan hingga masa berlaku Surat Edaran pemerintah selesai,” kata Muhajir.

Dia juga menyebutkan Palopo kini masuk dalam status zona merah Covid-19.

“Kami mengajak masyarakat, mari kita sama-sama memutus penyebaran Covid. Salah satunya adalah mematuhi himbauan yang dikeluarkan pemerintah, demi memutus rantai penyebaran Covid-19 ini,” tambahnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *