Sekda Palopo Hadiri Penggukuhan Mukerda VI DPD Wahdah Islamiyah ~ Satu Berita

oleh

PALOPO – SATU BERITA | Penggukuhan Pengurus Periode 1440-1445 / 2019-2024m & Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) VI DPD Wahdah islamiyah Kota Palopo Menggusung Tema” Optimalisasi Kader & Peran Lembaga Menuju Visi 2030″ bertempat di Rujab Wakil Walikota Palopo Minggu 3 Februari 2019.

Ir. Abdul Rahim Selaku Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Wahdah Islamiyah Sulawesi Selatan dalam sambutannya menyampaikan ormas nasional mempunyai 34 provensi dan mempunyai 193 wilayah, wahdah islamiyah khusus tahun ini, tahun konsultasi pengkaderan meski menggambil peran aktif, bagamana menjaga persatuan kesatuan agama dan negara kesatuan, kita ummat islam bersyukur dengan komponen islam didalmnya kokoh, bisa lebih baik kedepan. Setiap kader bisa memgambil peran di dalamnya, menggoptimalkan perannya sehingga bIsa berdakwa menggolah kader yangg ada, sehingga berpotensi, setiap kader mepunyai karakter pikiran dan memiliki komitmen.

Lanjutanya tahun ini adalah tahun politik dari itulah kader bisa menjaga silaturahim dan saling berbagi dengan kebaikan kebaikan disekitar kita, seluruh ihwan dan ahwat kita bisa menjalankan kewajiban kita, jadikan tahun ini menjadi tahun kerjasama yang indah, dengan bantuan spirit dari pemerintah kota Palopo.

Sambutan Walikota Palopo yang disampaikan oleh Sekda Kota Palopo H. Jamaluddin bahwa “Wahdah islamiyah ini kita bertanya ” apakah bertentangan dengan alquran dan hadist” dengan pengkajian yang ada dan menurut alim ulama Alhamdulilah tenyata Organisasi Islam Islamiyah yang terlahir dari rahim muhammadiyah, dimana muhammadiyah yang orang di dalamya orang terbaik, dan didalanya banyak bergerak di bidang ekonomi, mempunyai lembaga-lembaga pendidikan dimana juga membantu pemerintah.”

“Sejak tahun 1977 Muhammadiyah selalu rukun, aman tidak pernah terdengar ada percekcokan di dalamnya maka dari itu belajarlah dari Muhammadiyah. Mari kita bersatu padu bekerja sama dalam menjaga kerukunan bangsa dan negara, dengan adanya pengkaderan seperti ini kita bisa menjadi kuat dan sejahtra. Dan membutuhkan sifat tawakkal kepada Allah SWT, saling menasehati, saling menghargai, menjaga, “jangan sekali kali berselisih dengan tetanggamu”, inilah penting diterapkan kepada masyarakat marilah kita jalan beririgan saling rangkul merangkul antar sesama”. ungkap Jamaluddin.

Turut hadir para penggurus kader Wardah Islamiyah sekota Palopo. (hms/ft*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *