SABER, PALOPO | Sebuah insiden tragis terjadi di Jembatan Gantung Pajalesang, Kelurahan Pajalesang, Kecamatan Wara, Kota Palopo, pada Selasa malam, 10 Februari 2026, sekitar pukul 18.15 Wita. Seorang warga dilaporkan terjatuh ke sungai dan meninggal dunia.
Korban diketahui bernama Marwan (62). Berdasarkan keterangan saksi mata, Eka Apriliyani (26), sebelum kejadian ia bersama korban sempat berada di sebuah warung ballo. Keduanya kemudian berjalan menuju penggilingan padi milik korban untuk membeli beras dengan melintasi jembatan gantung tersebut.
Saat menyeberang, saksi berjalan lebih dulu, sementara korban berada beberapa langkah di belakang. Di tengah jembatan, korban sempat mengingatkan saksi agar waspada terhadap bagian jembatan yang berlubang. Namun, tak lama kemudian terdengar suara papan kayu jatuh.
Saksi yang menoleh ke belakang mendapati korban sudah tidak berada di atas jembatan. Ketika melihat ke arah sungai, korban terlihat dalam posisi tengkurap di bawah jembatan. Saksi pun langsung berteriak meminta bantuan warga sekitar.
Warga yang datang ke lokasi segera melakukan evakuasi dan membawa korban ke RS Mega Buana Kota Palopo untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, berdasarkan keterangan dokter Richie, korban tiba di rumah sakit dalam kondisi henti jantung dan henti napas.
Selain itu, korban mengalami luka terbuka di bagian pipi kiri serta lecet pada tangan kanan. Pihak keluarga, dalam hal ini istri korban, Sugiati (49), menyatakan menolak dilakukan tindakan autopsi terhadap jenazah.
Sekitar pukul 20.05 Wita, jenazah korban dibawa oleh keluarga menggunakan ambulans menuju rumah duka di Jalan Pongsimpin, Kelurahan Murante, Kecamatan Mungkajang, Kota Palopo.
Kasi Humas Polres Palopo, AKP Marsuki membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban sempat mendapatkan penanganan medis sebelum dinyatakan meninggal dunia.
“Korban sudah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong. Keluarga telah menerima peristiwa ini dan menolak autopsi,” jelas AKP Marsuki.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jembatan gantung maupun fasilitas umum lainnya, terutama pada malam hari dengan kondisi penerangan yang minim.(*)





