SABER, PALOPO | Kesadaran masyarakat terhadap olahraga angkat beban masih rendah, padahal manfaatnya sangat besar bagi kesehatan jangka panjang. Hal ini disampaikan oleh Bang Tiwa, influencer fitness asal Palopo, yang menegaskan bahwa latihan kekuatan bukan hanya soal membentuk otot, tetapi juga strategi penting mencegah diabetes dan keropos tulang yang kini mengintai semua usia.
Bang Tiwa katakan otot memiliki fungsi vital sebagai “spons penyerap gula” dalam tubuh. Setiap kali seseorang mengonsumsi karbohidrat atau makanan manis, gula darah akan meningkat. Jika otot jarang digunakan, gula tersebut akan menumpuk di aliran darah dan memicu diabetes. Semakin aktif ototmu, semakin aman gula darahmu,” ujar Bang Tiwa. Minggu (4/1/26).
Ia menambahkan, melatih otot tidak selalu harus ke gym atau menggunakan alat mahal. Push up, hand grip, dumbbell, plank, latihan core, hingga squat sudah cukup untuk mengaktifkan otot. Saat otot dilatih, gula berlebih akan diserap untuk dijadikan energi. Masalahnya bukan makan nasi atau gula saja, tapi otot kita malas dipakai,” kata Bang Tiwa dengan gaya lugas.
Selain diabetes, Bang Tiwa juga mengingatkan bahaya keropos tulang yang sering dianggap penyakit orang tua. Faktanya, tulang membutuhkan rangsangan beban agar tetap kuat. Tanpa latihan angkat beban, kepadatan tulang akan menurun perlahan. Kalau otot lemah, tulang ikut lemah. Ujungnya, jatuh sedikit bisa patah,” jelasnya.
Bang Tiwa menekankan bahwa olahraga angkat beban adalah olahraga kesehatan jangka panjang. Bukan soal menjadi besar seperti binaragawan, melainkan menjaga otot dan tulang tetap berfungsi seiring bertambahnya usia. Menua itu pasti, tapi menjadi lemah, diabetes, dan tulang keropos itu pilihan,” tegasnya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk mengubah pola pikir tentang olahraga. Sudah saatnya publik lebih takut pada penyakit akibat kurang gerak daripada takut otot menjadi besar. Latih ototmu sekarang, sebelum tubuhmu menagihnya di masa depan,” tutup Bang Tiwa.(*)







