SABER, PALOPO | Tren angkat beban di gym terus meningkat, seiring kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat. Namun, influencer fitness asal Palopo, Bang Tiwa, mengingatkan bahwa membangun otot tidak bisa asal besar tanpa mempertimbangkan tinggi badan dan proporsi tubuh. Tujuan utama latihan beban adalah membentuk tubuh yang kuat, sehat, dan seimbang, bukan sekadar terlihat besar.
“Kalau otot terlalu besar tapi tidak sesuai tinggi badan, tubuh bisa terlihat aneh. Seperti balon udara yang kebanyakan angin,” ujar Bang Tiwa sambil berseloroh.
Ia menjelaskan, otot ideal adalah otot yang mengikuti rangka tubuh, sehingga penampilan tetap atletis dan enak dipandang, sekaligus menunjang fungsi gerak sehari-hari.
Bang Tiwa menegaskan, bagi member yang bukan atlet body bulking atau cutting, tidak ada kewajiban memaksakan otot terus membesar. Justru yang lebih penting adalah menyesuaikan massa otot dengan tinggi badan dan struktur tubuh. Kalau bukan atlet lomba, pertahankan saja ototmu. Jaga padat, kuat, dan sehat. Tidak perlu semua harus gede,” katanya. Sabtu (3/1/26).
Ia juga menyoroti risiko estetika jika latihan beban dilakukan tanpa konsep. Pada tubuh yang relatif pendek, otot lengan, dada, atau paha yang terlalu besar bisa membuat postur terlihat penuh dan kehilangan proporsi. Sementara pada tubuh tinggi, otot besar tanpa keseimbangan bisa membuat gerakan kaku dan berat. Besar itu belum tentu bagus, kalau tidak seimbang,” jelasnya.
Lanjutnya, kata Dia, gym seharusnya menjadi tempat membangun versi terbaik dari diri sendiri, bukan arena adu ukuran otot. Latihan yang cerdas adalah latihan yang memperhatikan kualitas gerakan, kekuatan inti, dan keseimbangan tubuh. Otot yang proporsional selalu lebih menarik daripada otot besar tapi bikin badan kelihatan seperti badut,” tutupnya.(*)







