Polres Tana Toraja Tahan Pelaku Pelecehan Seksual Penyandang Disabilitas ~ Satu Berita

oleh

TANA TORAJA – SATU BERITAKarena melanggar Pasal 286 KUHP subsider, pasal 290 KUHP Tindak pidana kejahatan terhadap kesusilaan dengan korban penderita difabel di kecamatan Bonggakaradeng beberapa waktu lalu, akhirnya pelaku pelecehan seksual penyandang disabilitas resmi di tahan oleh Polres Tana Toraja. Jumat (25/1/2019).

Penahanan PL tersebut dilakukan setelah beberapa minggu menjalani wajib lapor di Mapolres Tana Toraja
dan resmi dinyatakan sebagai tersangka berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor : Sp. Han/11/I/Res.1.24/2019/ Reskrim tanggal 24 Januari 2019.

Menurut Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, AKP Jon Paerunan, SH bahwa penyidik PPA saat ini sudah menerima Visum Et Revertum serta keterangan dari dokter psikiatri RS. Lakipadada Makale, sehingga dengan begitu tersangka sudah bisa dipenjarakan.

“Kita tinggal merampungkan berkas penyidikan kasus tersebut selanjutnya akan kita laksanakan tahap 1 Penyidikan (pengiriman berkas penyidikan ke JPU)”, ungkap Jon Paerunan.

Kasus ini sendiri dilaporkan pada tanggal (2/1/2019) di SPKT Polres Tana Toraja sesuai dengan laporan Polisi Nomor : LPB / 03/I/2019 tanggal 02 Januari 2019 dengan korbannya adalah JPB (36) yang merupakan penderita difabel.

Hingga saat ini Satuan Unit PPA Reskrim Polres Tana Toraja sudah menangani 6 kasus yang serupa, serta 1 kasus ditangani oleh Polsek Rantepao.

“Tahun 2018 kita menangani 33 kasus serupa dan diawal tahun 2019 ini sudah 7 kasus yang ditangani”, jelas kasat Reskrim Polres Tator.

Olehnya itu, kasat Reskrim sampaikan bahwa dengan maraknya kasus tersebut dihimbau kepada seluruh lapisan masyarakat baik dari pemerintah, sekolah, media dan terutama para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak sehingga tidak menjadi korban kejahatan berikutnya, tandas Jon Paerunan. (hms_res.toraja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *