Satu Kota, Palopo United vs Gaspa 1958, Siapa Jagoan Anda!!

PALOPO, SATU BERITA | Palopo United, yang dalam Liga 3 Sulsel tahun 2019 ini kembali terdaftar sebagai peserta, sejak jauh-jauh hari sudah memberi warning alias peringatan kepada para pemainnya untuk tidak lembek saat menghadapi tim lawan di grup D, termasuk saat menghadapi tim sekota sendiri, Gaspa 1958.

Hal ini disampaikan Manajer Palopo United, ATA, sapaan akrab Andi Taufiq Aris saat dihubungi via ponsel, Jumat pagi, 13 September 2019.

Bacaan Lainnya

ATA memberi instruksi kepada official pelatih dan juga pemain untuk tidak setengah-setengah menghadapi kompetisi musim ini.

‘Kami tidak asal tampil, meskipun materi pemain kami masih muda-muda, saya tegaskan kepada mereka (para pemain) untuk jangan takut “baku tabrak” di lapangan, harus fight dan tidak boleh segan sama seniornya terutama Gaspa 1958, kita main sportif, walau satu kota kita harus babat habis,” tegas ATA.

Lanjut dia, sejak Kamis kemarin para pemain sudah dikarantina di Jalan Batara Palopo, supaya lebih mereka fokus dan disiplin menghadapi kompetisi ini.

“Saya ajarkan pemain kami untuk disiplin, itu harga mati di karantina, kedapatan masih pegang HP diatas jam 10 malam langsung dapat peringatan dan kalau melawan kita coret, kemenangan tim bukan dari hasil santai-santai, mereka harus disiplin dan tekun berlatih serta patuh pada official pelatih dan asisten,” imbuhnya lagi.

Dipoles oleh Coach Anton Samba yang dikenal tegas, tim Palopo United versi baru itu kini memang semakin menunjukkan peningkatan performa. Dalam dua kali laga ujicoba resmi, Aan Trika dan kawan-kawan secara meyakinkan memetik kemenangan.

Menghadapi RR Community Selection asal Bua Kabupaten Luwu, Palopo United unggul 3-0 serta Rabu lalu (11/09) saat menjamu IPJ-Arseto-Rajawali Selection, tim “The Young Guns” ini juga menang telak 4-0.

Tetapi kemenangan yang draih ini menurut ATA hanya sebagai bahan evaluasi, official dan pemain tak boleh lantas merasa congkak dan jumawa, karena laga sebenarnya belum dimulai.

“Menang 10-0 pun kalau cuma ujicoba tidak ada artinya, anak-anak harus tanamkan bahwa jika menang kalian jangan cepat puas, tapi kalau kalah kalian jangan cepat putus asa, jadilah tim bermental juara yang semangat juang selalu berkobar-kobar, laga sesungguhnya baru akan kita mulai 16 September,” pesan ATA. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *