SABER, PALOPO | Sebagian orang yang hanya fokus melatih dada dan lengan saat ngegym dinilai menjadi salah satu kesalahan paling umum dalam dunia fitness.
Padahal, seluruh otot dalam tubuh memiliki fungsi penting yang saling berkaitan untuk menjaga kekuatan, keseimbangan, hingga kesehatan jangka panjang.
Hal itu disampaikan Bang Tiwa, seorang influencer fitness asal Palopo yang telah lama aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya latihan beban secara seimbang.
Menurutnya, semua otot tidak boleh di-skip karena tubuh manusia bekerja sebagai satu kesatuan. Jika ada bagian tubuh yang jarang dilatih, maka keseimbangan tubuh dapat terganggu dan berisiko memicu cedera maupun postur tubuh yang buruk.
“Banyak orang semangat melatih bagian atas tubuh supaya terlihat bagus, tapi lupa melatih kaki, punggung, dan core. Padahal semua otot punya fungsi penting menjaga tubuh tetap kuat dan stabil,” ujarnya. Sabtu (2/5/26).
Bang Tiwa menjelaskan, otot kaki menjadi pondasi utama tubuh manusia. Kekuatan kaki sangat berpengaruh terhadap kemampuan berjalan, menjaga keseimbangan, hingga menopang aktivitas sehari-hari saat usia mulai bertambah.
“Tua itu dimulai dari kaki. Makanya latihan kaki jangan dihindari. Minimal dua kali seminggu supaya kekuatan tubuh tetap terjaga sampai usia lanjut,” katanya.
Selain kaki, otot punggung dan core juga memiliki peran besar menjaga postur tubuh agar tetap tegak dan mengurangi risiko nyeri pinggang akibat gaya hidup kurang aktif. Sementara otot bahu dan lengan membantu mobilitas harian serta menunjang kekuatan tubuh secara keseluruhan.
Ia menambahkan, latihan seluruh bagian otot juga membantu tubuh berkembang lebih proporsional. Semakin banyak otot yang aktif bekerja, maka metabolisme tubuh ikut meningkat sehingga berdampak positif bagi kesehatan tulang, sendi, hingga daya tahan tubuh.
Menurut Bang Tiwa, pola latihan yang baik bukan soal latihan berat setiap hari, melainkan keseimbangan antara latihan dan recovery. Ia menyarankan pembagian latihan secara bergantian untuk seluruh kelompok otot agar tubuh berkembang maksimal tanpa meningkatkan risiko cedera.
“Jangan cuma cari badan bagus, tapi bangun tubuh yang kuat untuk jangka panjang. Tabung ototmu dari sekarang supaya nanti tetap sehat, aktif, dan mandiri saat usia bertambah,” tutupnya.(*)





